Senin, 12 Desember 2011

Dua Pertiga USB Flash Drive Terjangkit Virus

Perusahaan antivirus Sophos menemukan hal yang membuat pengguna USB flash drive harus waspada. Pasalnya, lebih dari dua pertiga USB flash drive yang ditemukan di kereta terjangkit malware. Bahkan tak ada usb flash drive yang diamankan dengan enskripsi khusus.

Dikutip dari laman teknologi Fudzilla, dari 50 USB flash drive dari ukuran 256 MB sampai 8 GB, terungkap 33 atau 66 persen telah terinfeksi beberapa jenis malware. Walau banyak fanboy Apple bersikeras aman dari virus dan malware, tapi masih ada yang terinfeksi virus dan malware meski telah diformat menggunakan MacOSX.

Temuan Sophos ini didapat dari tiga plastik besar USB flash drive milik komuter yang hilang di jalur kereta Greater Sydney. USB flash drive yang hilang itu kemudian dilelang oleh Perusahaan Kereta Api New South Wales.

Kepala teknologi Asia Pasifik Sophos, Paul Ducklin, mengingatkan pengguna windows agar tidak mempercayai semua hal yang disampaikan oleh fanboy Apple. Ia mengingatkan bahwa pengguna Mac yang selama ini menentang antivirus (karena merasa aman), seperti membiarkan penularan bahan beracun.

Meskipun banyak USB flash drive yang ditemukan di atas kereta, Ducklin mengatakan kecil kemungkinan ada orang yang sengaja menjatuhkan USB flash drive untuk menularkan malware ke tiap komputer. Karena itu Ducklin tetap mengingatkan tiap orang akan ancaman malware.

Konsultan teknologi senior sebuah perusahaan, Graham Cluley mengatakan adanya malware ini seharusnya menjadi antisipasi tiap orang untuk higiensi di PC. Cluley juga mengingatkan pentingnya enskripsi data atau penggunaan password di USB flash drive.

Sumber: VivaNews

0 komentar:

Posting Komentar