Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Maret 2012

Olahraga Membuat Lebih Pintar

SEMUA orang paham bahwa olahraga meningkatkan tingkat kebugaran dengan membuat otot-otot lebih tahan terhadap kelelahan. Tapi tahukah anda bahwa dengan olahraga yang teratur akan membuat lebih pintar?

Penelitian sebelumnya telah menemukan, olahraga dapat memacu kelahiran mitokondria baru - struktur dalam sel yang memproduksi energi tubuh - pada otot. Proses ini akan meningkatkan daya tahan kebugaran sekaligus mengurangi risiko obesitas.

Namun sekarang, Tim dari University of South Carolina telah menemukan bahwa sesi treadmill biasa memberikan dorongan untuk pusat-pusat kekuatan sel di otak. Dengan begitu, kata pemimpin riset, Dr Mark Davis kekuatan sel ini akan membantu meningkatkan energi otak untuk bekerja lebih cepat dan lebih efisien.

"Sel akan berevolusi dengan cepat sehingga membuat otak lebih muda," kata Dr Davis kepada Scientific American. Untuk jangka pendek kata dia, olahraga yang teratur juga bisa mengurangi kelelahan mental dan mempertajam pemikiran.

Kesimpulan ini juga dikuatkan penelitian yang diterbitkan The Journal of Applied Physiology. Studi ini memperlakukan sekelompok tikus sebagai sampelnya. Setengah dari tikus yang diujicoba pada treadmill kecil selama setengah jam setiap sehari, sementara separuh tikus lainnya dibiarkan dikurung.

Setelah delapan minggu, tikus-tikus ini dilepas. Ditemukan bahwa tikus yang diujicoba pada treadmill bisa berjalan selama 126 menit, sedangkan tikus yang dikurung hanya mampu berjalan 74 menit.

Ini mengungkapkan bahwa tikus berjalan juga memiliki lonjakan dalam pembangunan mitokondria di otak, dengan berevolusi dengan cepat membentuk mitochrondria dan meningkatkan sinyal antara sel-sel otak.

Dr Davis mengatakan meskipun penelitian ini menggunakan hewan sebagai sampel, namun proses kerja otaknya sama dengan kerja otak manusia. Dia menambahkan bahwa joging 30 menit setara dengan ujicoba yang diperlakukan tikus pada treadmill kecil selama 30 menit pula.

Sumber: JPNN

Senin, 13 Februari 2012

Zambia Juara Piala Afrika 2012

Tim Nasional Zambia menjuarai Piala Afrika 2012 setelah menaklukkan Pantai Gading di babak final yang berlangsung di Stade d'Angondje, Gabon, Senin, 13 Februari 2012. Zambia memastikan kemenangan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol hingga babak perpanjangan waktu.

Laga antara Pantai Gading melawan Zambia berlangsung seru. Kedua kubu bermain cepat dan saling menyerang. Meski tidak diunggulkan, Zambia mampu mengimbangi permainan lawan. Pantai Gading beberapa kali mendapat peluang emas. Namun serangan gencar Didier Drogba dan kawan-kawan masih mampu dipatahkan Zambia.

Di babak kedua, Pantai gading bermain habis-habisan dan terus menekan pertahanan lawan. Namun usaha Pantai Gading belum jua membuahkan hasil. Disiplinnya barisan pertahanan Zambia menyulitkan Pantai Gading untuk mencetak skor.

Pantai Gading berpeluang membuka keunggulan di menit 70, setelah mendapat hadiah penalti dari wasit. Pemain Zambia, Isaac Chansa melanggar Gervinho di area terlarang. Wasit pun segera menunjuk titik putih.

Sayangnya, pemain Chelsea, Didier Drogba yang ditunjuk menjadi eksekutor gagal menunaikan tugas. Tendangannya masih terlalu kencang hingga bola melayang di atas mistar gawang. Hingga laga waktu normal usai, kedudukan masih imbang tanpa gol.

Pertandingan pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Namun hingga 15 menit x 2 babak perpanjangan waktu, kedua tim masih belum bisa memecah kebuntuan. Alhasil pertandingan harus diakhiri lewat adu penalti.

Zambia akhirnya memastikan diri sebagai juara Piala Afrika 2012 setelah unggul dalam adu penalti yang menegangkan dengan. Stophira Sunzu yang menjadi penendang terakhir Zambia sukses menunaikan tugasnya setelah sebelumnya, pemain Pantai Gading, Gervinho gagal karena tendangannya melebar. Skor ditutup 8-7 untuk keunggulan Zambia.

Susunan Pemain:

Zambia: Kennedy Mweene; Joseph Musonda (Nyambe Mulenga, 11', Felix Katongo, 74'), Davis Nkausu, Stophira Sunzu, Hichani Himonde; Isaac Chansa, Rainford Kalaba, Nathan Sinkala, Chisamba Lungu; Christopher Katongo, Emmanuel Mayuka

Pantai Gading: Boubacar Barry; Kolo Touré, Souleymane Bamba, Siaka Chico Tiene, Gneri Toure Yaya (Bony Wilfred, 86'), Didier Zokora (Didier Konan, 75'), Ismael Cheik Tioté, Jean-Jaques Gosso, Didier Drogba, Salomon Kalou (Max-Alain Gradel, 63'), Yao Kouassi Gervinho

Sumber: VivaBola

Rabu, 11 Januari 2012

Messi Pemain Terbaik Dunia 2011

Striker Barcelona, Lionel Messi kembali dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia atau FIFA Ballon d'Or 2011. Penghargaan ini menjadi penghargaan ketiga bagi Messi secara berturut-turut.

Pemain berusia 24 tahun ini meraih gelar sebagai yang terbaik setelah menyisihkan dua kandidat kuat lainnya, Xavi Hernandez dan striker Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

Terpilihnya Messi mengacu pada prestasinya yang sukses membawa Barcelona mengangkat trofi Liga Champions, La Liga, Piala Super Spanyol dan Piala Dunia Antarklub tahun lalu. Sepanjang musim 2010/11, Messi sukses menjaringkan 53 gol dan 24 assist dari 55 pertandingan di semua kompetisi yang ia jalani bersama Barcelona.

"Ini menjadi kebahagiaan besar meraih penghargaan untuk ketiga kalinya, ini menjadi suatu kehormatan besar. Saya ingin berterima kasih kepada rekan-rekan satu tim, pemain dan pelatih yang telah memilih saya," ujar Messi dalam sambutannya seperti dikutip dari FIFA, Selasa, 10 Januari 2012.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih juga kepada rekan-rekan di Barcelona dan Argentina. Tanpa mereka, ini akan menjadi mustahil. Dan terutama, saya ingin berbagi dengan Xavi bahwa dia layak menerima ini sebanyak yang telah saya terima," tambahnya.

Messi menjadi pemain kedua yang pernah memenangkan penghargaan tiga kali berturut-turut dalam sejarah 55 tahun Ballon d'Or dan sejarah 20 tahun Pemain Terbaik Dunia FIFA of the Year. Sebelumnya, Michel Platini berhasil meraihnya pada tahun 1983, 1984 dan 1985.

Sumber: VivaNews

Sabtu, 31 Desember 2011

Kevin Garnett Beli Saham AS Roma

Bintang Boston Celtics, Kevin Garnett, menjadi pemain NBA kedua yang memiliki saham di sepakbola Eropa. Garnett secara resmi membeli sebagian kecil saham klub Italia, AS Roma.

Tidak disebutkan berapa persen saham AS Roma yang dibeli Garnett. Namun, NESN melansir forward 35 tahun tersebut membeli saham I Giallorossi dari James Pallotta, yang merupakan salah satu dari empat pengusaha asal Boston yang membeli AS Roma pada Agustus 2011 silam.

Dengan demikian Garnett menjadi pemain NBA kedua yang berinvestasi di klub sepakbola Eropa. Sebelumnya bintang Miami Heat, LeBron James, terlebih dulu membeli sebagian saham klub asal Inggris, Liverpool.

Garnett tidak terlalu asing dengan kota Roma. Pada 2007, Garnett bersama Celtics melakukan pra-musim NBA di kota tersebut. Di tahun itu pula Garnett mengantarkan Celtics merebut cincin gelar NBA yang ke-17.

Langkah Garnett dan James membeli saham Roma serta Liverpool tidak lepas dari kedekatannya dengan Presiden Roma, Thomas Di Benedetto, yang merupakan rekan bisnis Fenway Sports Group (FSG). FSG merupakan perusahaan yang memiliki klub bisbol Boston Red Sox baseball dan Liverpool.

Sumber: VivaNews

Senin, 26 Desember 2011

Taufik Selamatkan Muka Indonesia di India Open

Taufik Hidayat menyelamatkan muka Indonesia di ajang India Open 2012. Taufik menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang sukses menyabet gelar pada final yang berlangsung di Babu Banarasi Das Indoor Stadium, India, Minggu 25 Desember 2011.

Indonesia sebenarnya meloloskan tiga wakil di final India Open 2011. Namun, hanya Taufik yang sukses memenangkan pertandingan final. Pebulutangkis tunggal putra Indonesia tersebut berhasil mengalahkan pemain tuan rumah Sourabh Varma dengan 21-15 dan 21-18.

Di nomor ganda campuran, wakil Indonesia Muhammad Rijal/Debby Susanto harus mengakui keunggulan pasangan Thailand Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam dalam pertandingan tiga set 16-21, 21-18 dan 21-11.

Sedangkan di ganda putra, pasangan Indonesia Andrei Adistia/Christopher Rusdianto juga gagal meraih kemenangan. Di final, Andrei/Christopher ditekuk pasangan unggulan pertama asal Jepang Naoki Kawame/Shoji Sato dalam pertandingan tiga set 21-17, 12-21 dan 23-21.

Sumber: VivaNews

Jumat, 11 November 2011

Duo Papua Bawa Indonesia Tekuk Singapura

Timnas SEA Games Indonesia berhasil mengamankan tiga poin usai menekuk timnas U-23 Singapura dengan skor 2-0 pada penyisihan Grup A. Dua gol Indonesia dicetak duo penyerang asal Papua, Patrich Wanggai dan Titus 'Tibo' Bonai.

Dengan hasil ini, Indonesia sementara memimpin klasemen Grup A dengan torehan sempurna enam poin dari dua laga yang telah dilakoni. Di pertandingan perdana, Garuda Muda berhasil mencukur Kamboja 6-0. Sedangkan Singapura mengoleksi empat poin dari sekali menang, sekali seri dan sekali kalah.

Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat 11 November 2011, timnas U-23 Indonesia langsung membuat kejutan. Pertandingan belum genap satu menit, Patrich Wanggai langsung membuat Indonesia unggul 1-0.
Wanggai sukses meneruskan umpan terobosan Tibo dengan tendangan mendatarnya guna menjebol gawang Singapura.

Pada menit 16, Wanggai berpeluang mencetak gol kedua. Sayang kali ini tembakan Wanggai berhasil ditepis kiper Singapura Mohamad Izwan Bin Mahmud dan hanya berbuah sepak pojok.

Perjuangan Singapura mengejar ketertinggalan semakin sulit setelah harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 22. Navin Vanu diganjar kartu merah oleh wasit setelah menampar Mahadirga Lasut di kotak penalti Indonesia.

Unggul jumlah pemain, Indonesia tampil lebih percaya diri. Hasilnya, Merah Putih berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat gol Titus Bonai setelah sebelumnya mampu melewati dua bek Singapura. Di menit 37, tendangan keras mendatar Tibo dari luar kotak penalti terlambat dihadang kiper Singapura.

Keunggulan 2-0 ini akhirnya bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, stamina kedua tim tampak terkuras karena laga digelar pada siang hari. Hasilnya, permainan tak semenarik seperti di babak pertama. Peluang pun tak banyak tercipta sepanjang babak kedua.

Namun Singapura yang bermain dengan 10 pemain justru lebih mendominasi jalannya pertandingan. Pada menit 53, tendangan jarak jauh dari Khairul Nizam hampir menjebol gawang Kurnia Mega. Beruntung, kiper handal Indonesia ini masih sigap mengagalkannya.

Indonesia mencoba membalas lewat aksi Wanggai pada menit 66. Berawal dari pelanggaran terhadap Diego Michel di luar kotak penalti Singapura, Wanggai yang maju sebagai eksekutor berhasil melepaskan tendangan keras. Sayang bola masih mengarah ke kiper Singapura.

Namun peluang terbaik di babak kedua menjadi milik Singapura lewat aksi sang kapten Harris Harun di menit 87. Beruntung, tendangan bebas Harris Harun masih bisa digagalkan tiang gawang Kurnia Mega. Alhasil skor 2-0 untuk keunggulan Indonesia ini bertahan hingga pertandingan usai.

Susunan pemain
Singapura: Mohamad Izwan Bin Mahmud (GK), Muhamad Safuwan Bin Baharudin (Zulfahmi, 41'), Mohamad Afiq Bin Yunos, Navin Neil Vanu, Muhammad Hafiz Bin Abu Sujad, Shahdan Bin Sulaiman, Muhamad Irwan Shah Bin Arismail, Muhamad Yasir Bin Hanapi, Harris Harun (C), Muhammad Shahir Bin Hamzah (Yasir, 30'), Muhammad Khairul Nizam

Indonesia: Kurnia Mega (GK), Seftia (Gunawan Dwi Cahyo, 60')Mahardirga Lasut, Egi Melgiansyah (C) (Ramdani Lestaluhu, 58'), Octovianus Maniani, Hasim Kipuw, Ferdinan Sinaga (Andi Virmansyah, 80'), Diego Michiels, Titus Bonai; Patrich Wanggai, Abdul Rahman.

Sumber: VivaNews

SEA Games 2011: Megah Dibuka Riuh Dikeluhkan

Hari ini, 11-11-11, akan menjadi momen bersejarah bagi Indonesia. Setelah sekian lama, Indonesia kembali menggelar 'pesta bangsa-bangsa Asia Tenggara' SEA Games 2011.

Ini untuk kali keempat Indonesia menjadi tuan rumah setelah 1979, 1987 dan 1997. Pada penyelenggaraan tiga edisi sebelumnya ini, Kontingen Indonesia menjadi juara umum.

Hari ini juga menjadi sangat bersejarah bagi Kota Palembang dan semua elemennya. Palembang menjadi kota pertama di luar Jakarta yang menjadi tuan rumah SEA Games di Tanah Air. Meski diterpa beberapa masalah, SEA Games ke-26 pasti digelar di Kota Mpek-Mpek.

SEA Games ke-26 akan dibuka di Gelora Bumi Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Jumat 11 November 2011 mulai pukul 19.00 WIB. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan membuka secara resmi pesta dua tahunan yang diikuti oleh 11 negara ASEAN ini.

Lagu resmi SEA Games 2011, 'Kita Bisa' karya komposer Addie MS akan dilantunkan. Suara merdu Agnes Monica, Jay Tobing serta Judika akan mewakili artis Indonesia. Tak ketinggalan artis Filipina, KC Conception dan penyanyi Malaysia, Jaclyn Victor.

Setelah penampilan dari artis-artis di atas, rencananya akan ada parade atlet dari 11 negara peserta diwarnai mobil karnaval dengan menonjolkan simbol-simbol dari masing-masing negara. Ketua Umum Inasoc, Rita Subowo dan Menpora Andi Mallarangeng akan memberikan sambutan.

Upacara Rp150 Miliar

Upacara pembukaan biasanya menjadi salah satu indikator kemegahan maupun kebesaran SEA Games dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Pihak panitia seperti Inasoc di SEA Games kali ini pasti mengklaim sebagai terbesar. Apalagi, Inasoc menyiapkan Opening Ceremony dengan spektakuler.

Peraih medali emas Indonesia di Olimpiade 1992, Susy Susanti mendapatkan kehormatan menyalakan api SEA Games 2011 di kaldron Stadion Gelora Bumi Sriwijaya, Palembang. Susy secara akrobatik akan menyalakannya sambil terbang menuju kaldron.

Inasoc juga memberikan kehormatan kepada empat pasangan mantan atlet untuk menjadi pembawa obor. Abbas Akbar (pencak silat)-Nurfitriyana (panahan), Hasan Basri (karate)-Merry Monim, Purnomo (atletik)-Nanik J Soewadji (renang) dan Alan Budikusuma (bulutangkis)-Yayuk Basuki (tenis) akan membawa obor secara estafet menuju kaldron.

Sedangkan Robby Darwis (sepakbola), Richard Sam Bera (Renang), Pino Bahari (Tinju) dan Emma Tahapari (atletik) membawa bendera. Dukungan para mantan dan legenda olahraga ini diharapkan menjadi motivator bagi atlet-atlet Indonesia yang bertanding di SEA Games kali ini.

Acara pembukaan memang dikemas secara megah. Ini terlihat dari anggaran mencapai Rp150 miliar yang dikeluarkan hanya untuk menggelar acara pembukaan ini.

Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng memang menjanjikan upacara pembukaan SEA Games 2011 akan berlangsung spektakuler. Persiapan upacara pembukaan telah dilakukan lewat acara gladi bersih sepanjang hari Kamis 10 November 2011. Menpora yang menyaksikan jalannya gladi bersih, optimistis upacara pembukaan akan berlangsung meriah.

"Pembukaan itu kami persiapkan dengan maksimal. Harapan saya berjalan dengan baik. Insya Allah akan menjadi pembukaan yang spektakuler. Tidak mahal, tidak mewah, tapi spektakuler. Keren abis kalau anak muda bilang," ujar Menpora di sela-sela meninjau persiapan upacara pembukaan.

Rencananya, acara ini melibatkan 5.000 personel yakni terdiri dari penari tradisional, penyanyi dan seniman asal Sumatera Selatan. Mereka masih ditambah dengan 1.000 kru.

Mereka akan memainkan tema upacara pembukaan yang tentu saja berbau Palembang. Dari sejarah Palembang sampai Kerajaan Sriwijaya.

"Upacara akan menampilkan ramuan bukan hanya sejarah Sriwijaya dan bagaimana kita merakit Nusantara. Tapi, juga kontemporer Indonesia sekaligus menggabungkan multimedia," dia melanjutkan.

Meski harga tiket pembukaan SEA Games 2011 cukup mahal mulai Rp500 ribu hingga Rp2 juta, namun Menpora yakin masyarakat Palembang akan berbondong-bondong menyaksikan jalannya pembukaan.

"Kalau di Palembang, antusias masyarakat luar biasa. Semua orang ingin datang, tapi kapasitas terbatas, jadi semua tidak bisa tertampung. Tapi, masyarakat juga bisa menyaksikan langsung melalui televisi," tuturnya.

Upacara pembukaan SEA Games 2011 akan ditutup dengan penyalaan kembang api karya desainer dari New York, Amerika Serikat. Atraksi kembang api ini akan berlangsung 10 menit.

Peserta mengeluh

Sebelumnya, ada keluhan dari sejumlah kontingen SEA Games 2011. Salah satunya yang terparah terjadi di cabang olahraga sepakbola yang sudah dipentaskan sejak 3 November 2011. Beberapa calon lawan Indonesia ini mengalami keracunan makanan. Seluruh korban menginap di Hotel Sultan, Jakarta.

Salah seorang pemain yang menjadi korban adalah striker Malaysia, Izzaq Faris Ramlan. Seperti dilansir harian Malaysia, Utusan, Ramlan mengalami diare sebelum Harimau Muda bertanding melawan Singapura, Senin 7 November 2011.

Menurut pelatih Malaysia, Ong Kim Swee, kondisi Ramlan sebenarnya tidak cukup fit untuk tampil saat itu. Namun, karena tidak punya pilihan lain, Kim Swee terpaka menurunkannya selama 15 menit dan duel berakhir imbang 0-0.

Kim Swee belum bisa memastikan penyebab diare pemainnya tersebut. Pasalnya, pemain-pemain Malaysia lainnya tidak mengalami masalah meski mengonsumsi makanan yang sama dengan Ramlan.

"Mungkin dia mengambil makanan atau minuman yang tercemar, itu saya tidak tahu," kata Kim Swee. Seperti dilaporkan Straits Times, atas kejadian ini Kim Swee sudah beberapa kali mengajukan komplain kepada manajamen Hotel Sultan dan panitia penyelenggara SEA Games 2011, Inasoc.

Tiga pemain Singapura juga bernasib sama. Mereka adalah Khairul Nizam, Firdaus Kasman dan Shahdan Sulaiman.

Shahdan yang bermain selama 90 menit saat timnya menahan imbang Malaysia 0-0 Senin lalu, mengaku sempat muntah-muntah usai laga. Tak hanya itu, Shahdan juga mengaku diare sepanjang malam.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Medis Kontingen Singapura, Dr Cormac O'Muircheartaigh. Menurut Muircheartaigh, tiga pemain Young Lions memang benar menderita diare ringan. "Ini adalah kasus yang terisolasi. Teman sekamar mereka baik-baik saja dan tidak ada kasus baru dalam 24 jam terakhir."

Kasus nyaris serupa juga menimpa pemain Indonesia, Stevie Bonsapia, Selasa 8 November 2011. Penyelenggara SEA Games 2011 (Inasoc) yang berada di Hotel Sultan dituding tidak sigap menangani penyakit bek timnas U-23 ini. Inasoc DKI Jakarta berjanji akan menyelidiki kejadian ini.

Stevie dilarikan ke Rumah Sakit Jakarta, Selasa malam, 8 November 2011 karena sakit di lambungnya. Kembali dari rumah sakit, Stevie mengalami sesak nafas dan dokter timnas dikabarkan kesulitan meminjam alat bantu pernafasan dari Inasoc.

Menurut Manajer Timnas, Roso Daras, prosedur peminjaman oksigen sangat berbelit-belit. Karena tidak ingin berdebat panjang, Stevie akhirnya kembali dilarikan ke rumah sakit.

Ketika dikonfirmasi, Ketua Inasoc DKI Jakarta, Ratiyono, mengaku pihaknya akan memeriksa kejadian tersebut. Sebab menurutnya, tenaga medis telah disebar di semua hotel tempat menginap atlet dan ofisial sejak 9 November 2011.

"Kami juga menyediakan ambulans," ujar Ratiyono saat ditemui di Gelanggang Remaja Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis 10 November 2011.

"Untuk kejadian [Stevie] itu, kami akan memeriksanya lagi. Sebenarnya tidak ada prosedur apa-apa dan seharusnya langsung ditangani kalau ada kejadian seperti itu."

Sebelumnya, Chairmain Inasoc, Fadjar Panjaitan juga menjelaskan, Inasoc DKI sudah menunjuk 28 rumah sakit di Jakarta dan enam di Jawa Barat sebagai rujukan para atlet dan ofisial. Bahkan, khusus arena di Gunung Mas dan Gunung Pancar, panitia menyediakan helikopter untuk mengevakuasi atlet atau ofisial yang sakit ke jalur darat.

"Kami juga sudah koordinasi dengan beberapa dinas kesehatan setempat," tegas Fadjar.

Untuk kasus keracunan makanan di Hotel Sultan yang dialami tim nasional sepakbola Malaysia, Singapura, Kamboja dan Timor Leste, Fadjar mengaku tidak berkompeten menjelaskan masalah ini. "Sepakbola ini dilimpahkan ke DKI di tengah jalan. Jadi kami hanya mengurus masalah penginapan dan lapangan," paparnya.

Sedangkan menurut Ratiyono, Inasoc DKI akan meminta pertanggungjawaban pihak hotel. "Seharusnya tidak boleh terjadi. Kalau ada komplain, kami akan memeriksanya. Kami akan menanyakan kepada pihak hotel yang bertanggung jawab," imbuh pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta ini.

Investigasi hotel

Manajemen Hotel Sultan berjanji untuk menyelidiki kabar keracunan makanan yang menimpa beberapa pemain yang menginap di sana. Dalam menjalankan misi ini, pihak hotel akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

"Kami sudah berdiskusi dengan Dinas Kesehatan DKI bahwa akan diinvestigasi karena dari pihak hotel kami juga punya banyak tamu yang menginap. Banyak juga yang buat acara atau buat event di sini. Jadi, kalau cuma sampai terjadi keracunan sudah pasti tidak hanya berakibat pada 1 atau 2 orang, tapi banyak," kata Asisten Direktur Marketing Hotel Sultan, Ribkha Anastasia, Kamis 9 November 2011.

"Untuk itu, kami akan melakukan investigasi karena kalau disebut keracunan, apakah itu makanan dari hotel atau dari luar. Karena kalau makanan dari luar hotel kami tidak bertanggung jawab," lanjut Ribkha.

Ribhka pun kemudian menjelaskan kronologis kejadian adanya laporan pemain keracunan di Hotel Sultan. "Sebenarnya peristiwa bukannya pemain keracunan. Tapi, tim medis dari mereka mendatangi kantor sekretariat Inasoc yang kebetulan berada di Hotel Sultan Jakarta," kata Ribkha.

“Salah satu timnya itu bertanya, kalau kena diare ke mana rumah sakit rujukannya. Tapi, yang beredar itu tumpang tindih di mana kami juga belum diklarifikasi," lanjutnya.

Ribhka berjanji akan segera membeberkan hasil investigasi Dinas Kesehatan kepada media. "Untuk satu atau dua hari ini investigasi akan dilaksanakan."

Sumber: VivaNews

Minggu, 30 Oktober 2011

Tontowi-Liliyana Kandas, Wakil Indonesia Habis

Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kandas di babak semifinal kejuaraan Prancis Terbuka 2011. Praktis, Indonesia tidak menyisakan satupun wakilnya di partai pamungkas.

Minggu dini hari WIB, Tontowi/Liliyana menyerah di tangan pasangan China yang merupakan unggulan kedua di turnamen ini, Xu Chen/Ma Jin, melalui pertarungan sengit tiga set sepanjang 50 menit.

Tontowi/Liliyana sempat mengamankan keunggulan 21-16 di set pertama. Namun, pasangan unggulan ketiga ini tak mampu membendung perlawanan Chen/Jin di set kedua, 14-21.

Rival asal China tersebut akhirnya memastikan kemenangan di set penentuan dengan pautan skor cukup jauh, 21-11. Tontowi/Liliyana gagal mengamankan satu-satunya tiket final yang berpeluang diraih Merah Putih.

Sementara Indonesia tidak menyisakan wakilnya di partai pamungkas, lain halnya dengan China. Negeri Tirai Bambu menempatkan wakilnya di empat nomor, kecuali final tunggal putra yang akan menyajikan pertarungan antara Lee Chong Wei (Malaysia) dan Kenichi Tago (Jepang).

Sumber: VivaNews

Jumat, 28 Oktober 2011

Indonesia Loloskan Enam Ganda ke Perempatfinal

Harapan Indonesia di turnamen bulutangkis Prancis Open Super Series 2011 kini tinggal bertumpu pada sektor ganda. Enam ganda Merah Putih berhasil memastikan diri melaju ke babak perempat final.

Di babak perempatfinal ganda putra, Indonesia berhasil meloloskan dua wakilnya yakni Mohammad Ahsan/Bona Septano dan Angga Pratama/Agung Saputra. Di babak kedua, Ahsan/Bona berhasil mengalahkan ganda putra Taipe Fang Chieh Min/Lee Sheng MU 22-20, 13-21, 21-16.

Sedangkan Angga/Agung berhasil mengalahkan ganda putra Jepang Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa juga lewat pertandingan tiga set 21-17, 18-21, 21-15. Di babak perempatfinal, Ahsan/Bona akan bertemu unggulan pertama asal China, Cai Yun/Fu Haifeng sedangkan Angga/Bona akan mencoba menaklukkan unggulan kedua asal Korea Selatan, Jung Jae-sung/Lee Yong-dae.

Indonesia juga meloloskan dua wakil di ganda putri yakni Vita Marissa/Nadya Melati dan Anneke Agustin/Nitya Maheswari. Vita/Nadya berhasil melaju ke perempatfinal usai menaklukkan ganda putri Singapura Shinta Sari/Yao Lei 21-17, 18-21, 21-18. Sedangkan Anneke/Nitya menaklukkan ganda putri Malaysia, Vivian Kah Mun Hoo/Woon Khe Wei.

Di babak selanjutnya Vita/Nadya akan menghadapi lawan berat yakni unggulan pertama asal China, Wang Xiaoli/Yu Yang. Sedangkan Anneke/Nitya akan menghadapi unggulan ketiga asal Jepang, Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa.

Sedangkan dua wakil tersisa datang dari ganda campuran yang diwakili Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Nova Widianto/Vita Marissa. Tontowi/Liliyana berhasil menaklukkan ganda campuran Jepang, Shintaro Ikeda/Reiko Shiota 21-14, 21-17. Sedangkan Nova/Vita menaklukkan ganda campuran Korsel, Kim Ki-jung/Jung Kyung-eun 26-24, 21-14.

Di babak perempatfinal, Tontowi/Liliyana yang menempati unggulan ketiga akan bertemu ganda campuran Taipe, Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing sedangkan Nova/Vita akan mencoba menaklukkan unggulan kedua asal China, Xu Chen/Ma Jin.

Sumber: VivaNews

Kamis, 27 Oktober 2011

Tontowi/Liliyana Melaju ke Perempat Final

Pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil melaju ke perempat final Prancis Terbuka, Selasa, 27 Oktober 2011. Pasangan unggulan ketiga ini mengalahkan pasangan Jepang, Shintaro Ikeda/Reiko Shiota 21-14 21-17.

Bertanding di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Tontowi/Liliyana menang mudah dalam tempo 31 menit. Di perempat final, pasangan ini akan menghadapi pemenang pertandingan antara Peng Soo Chan/Liu Ying Goh melawan Hung Ling Chen/Wen Hsing Cheng.

Saat berita ini diunggah, masih berlangsung wakil Indonesia yang bertarung di nomor lain. Seperti pasangan ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan/Bona Septano, dan Angga Pratama/Ryan Agung Saputra.

Sedangkan di ganda putri masih ada pasangan Anneke Feinya Agustin/Nitya Krishinda Maheswari. Dan satu pasangan lagi di ganda campuran yakni Nova Widianto/Vita Marissa. Kesemuanya bertanding di babak kedua masing-masing nomor.

Sumber: VivaNews

Selasa, 25 Oktober 2011

Rp12,8 M Sehari, Biaya City Puncaki Klasemen

Cita-cita pemilik Manchester City, Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan membawa klubnya ke puncak klasemen Premier League tercapai pada musim ini. Tapi, ternyata itu membutuhkan biaya sangat mahal.

Mansour mengambil alih kepemilikan City dari mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Sinawatra, 3 tahun lalu. Menurut Daily Mail, sejak saat itu, taipan asal Uni Emirat Arab ini telah mengeluarkan dana £1 triliun lebih untuk memperbaiki kekuatan The Citizens.

Artinya, anggota keluarga Emirat Arab ini telah mengeluarkan £915.000 atau Rp12,88 miliar setiap hari. Jumlah yang sangat luar biasa tentunya.

Semua dana itu digunakan untuk merekrut para pemain yang diinginkan manajer Roberto Mancini. Kedatangan para pemain bintang juga menimbulkan konsekuensi gaji besar yang harus dibayar The Eastland.

Sejauh ini, Mansour telah menghabiskan £433 juta untuk transfer pemain. Sedangkan jumlah gaji yang harus dibayarkannya mencapai £360 juta.

Untuk musim panas ini saja, City menghabiskan £75 juta untuk transfer pemain. Itu demi menghadirkan bintang-bintang seperti Sergio Aguero dari Atletico Madrid dan Samir Nasri (eks Arsenal).

Hasilnya memang baru terlihat di tahun ketiga ini ketika City terus memimpin klasemen sementara Premier League. Kekuatan ManCity kian menakutkan setelah mampu menaklukkan rival sekota Manchester United 6-1, Minggu 23 Oktober 2011.

Sumber: VIVAnews

Senin, 24 Oktober 2011

Penyebab Kematian Marco Simoncelli

Marco Simoncelli tewas akibat kecelakaan di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (23/10/2011). Dokter dari pihak tim medis MotoGP, menyatakan penyebab kematian adalah sejumlah luka serius di kepala, leher dan dada.

Direktur tim medis MotoGP, Michele Macchiagodena mengatakan pembalap Tim Honda Gresini itu tak sadar saat anggota tim medis menjemputnya di lintasan balap. Mereka memberikan pertolongan pertama berupa CPR (napas buatan) baik di mobil ambulans maupun selama 45 menit di pusat medis MotoGP. Namun upaya itu tak mampu menyelamatkan Simoncelli.

"Akibat tabrakan hebat saat balapan oleh pembalap lain, dia dilaporkan mengalami luka serius di kepala, leher dan dada," kata Macchiagodena dikutip Eurosport.

Saat tiba di pusat medis dia segera diberi pertolongan dengan intubasi (pemasangan selang napas) dan bisa mengeluarkan darah dari rongga dada.

"Sayangnya itu tidak bisa menolongnya dan pada 16.56 kami mengumumkan dia telah tiada," ujar sang dokter.

Direktur Balapan, Paul Butler mengatakan kecelakaan akan diinvestigasi. Barter menyampaikan simpati mendalam kepada keluarga Simoncelli. "Kami ingin menyampaikan penghormatan kepadanya," ujar Barter.

Sumber: Yahoo

Jumat, 21 Oktober 2011

Simon Tumbang, Tunggal Putra Habis

Wakil tunggal putra Indonesia pada Denmark Open 2011 dipastikan habis menyusul kekalahan yang dialami Simon Santoso atas Long Chen 18-21, 21-16 dan 21-8, Kamis 20 Oktober 2011.

Bermain di Odense Sports Park, Simon sempat menguasai permainan Long Chen. Namun, di dua set terakhir permainan Simon menurun. Long Chen yang merupakan unggulan ketiga asal China, membuat Simon tidak berkutik.

Kekalahan Simon membuat Indonesia tidak menyisakan wakil di perempat final Denmark Open 2011. Sebelumnya, Taufik Hidayat dan Tommy Sugiarto juga merasakan hasil serupa.

Taufik ditekuk pemain tuan rumah Viktor Axelsen 16-21, 21-9 dan 21-14. Sedangkan Tommy ditekuk pemain asal China, Jin Chen, 21-14 dan 21-16.

Hingga berita ini diturunkan, baru ganda campuran Muhammad Rijal/Debby Susanto yang sukses meraih kemenangan di babak kedua. Rijal/Debby menang atas Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul dengan 21-14 dan 21-18.

Tiga wakil Indonesia lainnya masih akan tampil di babak kedua, yakni ganda putri Anneke Feinya/Nitya Krishinda, ganda putri Vita Marissa/Nadya Melati serta ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan.

Sumber: Viva News